Anda pernah mendengar Istilah Otonan?mungkin masih asing di telinga karena saya sudah pernah explain ke teman-teman saya ketika menanyakan “mengapa saya memakai gelang yang terbuat dari benang kasur?” dan ketika saya jelaskan masih banyak yang beranya-tanya “apa itu Otonan?” Otonan adalah hari kelahiran umat Hindu Bali berdasarkan satu tahun wuku. kalau muncul pertanyaan “apakah otonan itu diraya kan bersamaan dengan ulang tahun?” Tidak,Otonan dirayakan setiap 6 bulan sekali berdasarkan  wuku saat kita lahir. misalnya seseorang lahir saat Sabtu Pahing,maka otonannya dirayakan setiap Sabtu Pahing.

DSC_0509 
Gambar 1 pelaksanaan upacara otonan

Usia Otonan dapat dihitung dengan sederhana dengan cara usia berdasarkan tahun dikali dua. apa saja yang diperlukan selama otonan?berikut penjelasannya:

  1. Banten
    Banten atau sesaji diperlukan sebagai ungkapan terima kasih yang ditujukan pada Ida Sang Hyang Widhi dan para leluhur.banten biasanya berupa bunga,buah-buahan,uang Rp.1000,kelapa,air tirta,lalu wadah tempat banten dibuat dari daun kelapaDSC_0478
  2. Pedande(pendeta)
    Untuk menjalankan upacara Otonan diperlukan Pedande atau bisa juga dilakukan oleh orang-orang yang mengerti tentang mekanisme jalannya otonan.Pedande dibutuhkan untuk mengatur jalannya otonan,mendoakan yang empunya oton,dan Memohon berkah bagi si empunya oton. DSC_0516
  3. Air Tirta
    air Tirta adalah air dari mata air yang kemudian didoakan oleh Pedande.air tirta yang paling Mujarab adalah tirta dari sungai Gangga dan Sungai Shindu,tempat berkembangnya agama Hindu.air tirta dipercikan kepada si empunya oton bersama dengan pendamingnya.tidak hanya saat otonan, dipercikan juga saat usai sembahyang. DSC_0462
  4. Dupa
    Komponen Mutlak yang teramat sangat diperlukan.mengapa? karena Dupa dalam agama Hindu Berfungsi sebagai Saksi Agung jalannya Upacara.DSC_0571
  5. Kembang
    Salah satu Komponen Mutlak yang diperlukan untuk melaksanakan Otonan.kembang digunakan terutama saat kramaning sembah(lanjutan dari tri sandya) selain itu digunakan juga dalam memercikan air tirta.DSC_0575
  6. Yang Empunya Oton
    Inilah komponen utama yang sangat-sangat vital yang dibutuhkan dalam upacara otonan. buat apa menggelar upacara Otonan jika yang empunya oton tidak ada.mungkin cukup jelas dan tidak perlu dijelaskan lebih jauh.(melucu nih ceritanya si empunya blog,haha) DSC_0550
  7. Gelang Benang
    Melingkarkan gelang benang dipergelangan tangan si empunya Otonan, dengan pengantar doa : "Ne cening magelang benang, apang ma uwat kawat ma balung besi" (Ini kamu memakai gelang benang, supaya ber otot kawat dan bertulang besi)
  8. Ada dua makna yang dapat dipetik dari simbolis memakai gelang benang tersebut adalah pertama dilihat dari sifat bendanya dan kedua dari makna ucapannya. Dari sifat bendanya benang dapat dilihat sebagai berikut :

    1. Benang memiliki konotasi beneng dalam bahasa Bali berarti lurus, karena benang sering dipergunakan sebagai sepat membuat lurus sesuatu yang diukur. Agar hati selalu di jalan yang lurus/benar.

    2. Benang memiliki sifat lentur dan tidak mudah putus sebagai simbol kelenturan hati yang otonan dan tidak mudah patah semangat.

Itulah Beberapa komponen dasar dan penting yang diperlukan dalam Otonan.gambar-gambar yang disisipkan merupakan dokumentasi pribadi saat adik saya otonan.prosesnya berbeda dengan yang lain karena Ia lahir saat wuku wayang.Apalagi bedanya Wuku Wayang dengan otonan lainnya?nanti saya jelaskan di tulisan berikutnya tentang Otonan wuku Wayang.

Selanjutnya,Apa saja yang dilakukan selama Otonan?selama otonan,si Empunya oton didoakan agar selamat,sehat,selalu dilindungi,berprestasi di sekolah,lalu si Empunya Oton bersama pendamping melaksanakan tri sandya dan kramaning sembah, setelah itu si empunya oton dipakaikan gelang benang di pergelangan tangan kanannya.

sekian penjelasan tentang Otonan.semua yang tertulis disini merupakan Penjelasan-penjelasan dasar mengenai Otonan. semoga bermanfaat bagi pembaca.